by

Menyemai Bibit Sayuran Agar Cepat Tumbuh

bibit sayuranProses menanam memang gampang-gampang susah. Anda tentu bisa membayangkan bagaimana proses sebuah tanaman bisa tumbuh hingga besar, juga untuk sayuran. Ada proses dari mulai memilih bibit sayuran hingga bisa dipanen. Untuk lebih memaksimalkan hasil panennya, sebelum ditanam, ada baiknya jika bibit yang telah anda pilih disemai terlebih dahulu. Menyemai bibit ini bertujuan untuk memaksimalkan jumlah bibit yang dapat tumbuh nantinya. Bibit yang langsung ditanam tanpa disemai ada kemungkinan akan dimakan serangga sehingga tidak dapat tumbuh. Lalu bagaimana sih proses menyemai yang benar?

Cara Menyemai Bibit Sayuran Dengan Benar

Menyemai bibit sayuran sebelum benar-benar menanamnya di tanah adalah proses penting saat bercocok tanam. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindari dan meminimalisir gagalnya bibit tersebut tumbuh. Banyak faktor yang bisa menyebabkan bibit tersebut mati sebelum sempat tumbuh, misalnya cuaca, curah hujan hingga serangga. Penyemaian bibit bertujuan untuk menghindari hal tersebut sehingga nantinya bibit bisa tumbuh menjadi sayuran yang berkualitas. Menyemai bibit ini caranya mudah, pertama anda harus menyediakan media semai terlebih dahulu. Media semai ini bisa berupa sebidang kecil tanah atau polibag. Menyemai bibit lebih karena agar pertumbuhan bibit menjadi bakal tanaman dapat terkontrol dengan baik.

Untuk bibit sayuran seperti terong, cabai, sawi maupun sayuran lainnya anda bisa menyemainya dengan media poly bag. Poly bag harus dilubangi bagian bawahnya agar air dapat keluar dari lubang itu dan tidak mengendap di tanah. Isi poly bag dengan tanah yang telah diberi pupuk lalu siram. Diamkan selama semalam sebelum ditanami bibit. Bibit yang akan disemai pun harus direndam air terlebih dahulu. Air yang digunakan untuk merendam adalah air dengan suhu hangat kuku, rendam selama 4 jam lalu tiriskan. Ini dilakukan agar bibit cepat untuk proses perkecambahan. Jika sudah lalu masukan benih ke dalam poly bag, dengan perbandingan 1 banding 1. Artinya 1 poly bag hanya boleh untuk 1 benih saja. Setelah itu tutup permukaannya dengan tanah tipis saja agar tidak menghambat pertumbuhan benih. Lalu tutupi seluruh poly bag yang telah ditanami dengan plastik sampai terlihat bibit telah bertumbuh. Jika bibit sudah bertumbuh anda bisa memindahkannya ke media tanah yang lebih luas.

Related posts: